August 12, 2022
11 11 11 AM
Melawat ke Kota Purwokerto? 4 Destinasi Wisata Ini Patut Dikunjungi
Unggahan Tamu soal Cerita Horor Pengalaman Menginap di Resor Viral, Dihapus Usai Diancam Gugatan Hukum
Rayakan Idul Adha, Wisata Keraton Yogyakarta Tutup 3 Hari
Pemerintah Kota Yogyakarta Libatkan Polisi Usut Kasus Pengamen Pukul Wisatawan
Masjid Baru di Bandara Hang Nadim Kota Batam Berbentuk Penutup Kepala Melayu
Ribut Tiket Candi Borobudur Reda, Kini Giliran Pedagang Asongan Mengeluh
Jalan-jalan ke Purworejo, Mainkan 6 Kuliner Khas ini
Soal Tiket Candi Borobudur, Luhut Ungkap Pelibatan UNESCO
Jalan-jalan ke Pulau Pahawang, Puas Snorkeling di Taman Nemo
Ada Tempat Kuliner Baru di Kali Pepe Boyolali, Cocok untuk Rekreasi Keluarga
Latest Post
Melawat ke Kota Purwokerto? 4 Destinasi Wisata Ini Patut Dikunjungi Unggahan Tamu soal Cerita Horor Pengalaman Menginap di Resor Viral, Dihapus Usai Diancam Gugatan Hukum Rayakan Idul Adha, Wisata Keraton Yogyakarta Tutup 3 Hari Pemerintah Kota Yogyakarta Libatkan Polisi Usut Kasus Pengamen Pukul Wisatawan Masjid Baru di Bandara Hang Nadim Kota Batam Berbentuk Penutup Kepala Melayu Ribut Tiket Candi Borobudur Reda, Kini Giliran Pedagang Asongan Mengeluh Jalan-jalan ke Purworejo, Mainkan 6 Kuliner Khas ini Soal Tiket Candi Borobudur, Luhut Ungkap Pelibatan UNESCO Jalan-jalan ke Pulau Pahawang, Puas Snorkeling di Taman Nemo Ada Tempat Kuliner Baru di Kali Pepe Boyolali, Cocok untuk Rekreasi Keluarga

Pemerintah Kota Yogyakarta Libatkan Polisi Usut Kasus Pengamen Pukul Wisatawan

Pemkot Yogyakarta melibatkan kepolisian setempat untuk menindak kasus turis perempuan dipukuli pengamen di kawasan Jalan Mangkubumi Yogyakarta yang viral pada Sabtu 2 Juli 2022 2 Juli 2022 menjadi viral 2 Juli 2022. viral “Jika melihat kasus pemukulan seperti unsur pidana yang diserbu, maka kami serahkan polisi untuk mengusutnya,” kata Pj Wali Kota Yogyakarta Sumadi, Selasa, 5 Mei 2022.

Sumadi mengaku belum menerima informasi profil pengamen itu. Dia belum bisa memastikan apakah preman itu warga Yogyakarta atau pendatang baru yang untung menjadi pengamen di Yogyakarta saat libur panjang sekolah itu.

Baca Juga :
Jual Saldo Paypal
Jual Beli Saldo Paypal
Saldo Paypal Terpercaya

“Saat liburan seperti ini, di akhir pekan panjang, Yogya mendapat banyak turis, jadi mungkin ada orang luar yang datang ke sini untuk mencari kebahagiaan melalui bernyanyi,” katanya.

Selama ini, insiden pengamen yang memaksa pengunjung memberikan uang atas aksinya hampir tidak pernah terjadi. Terutama di kawasan padat wisata seperti Jalan Mangkubumi, Malioboro, Alun-Alun. Mereka yang bernyanyi di Yogya selama ini diinstruksikan untuk tetap sopan, terutama terhadap wisatawan, karena sektor pariwisata adalah anugrah terbesar bagi Yogyakarta,” katanya.

Sementara itu, Ekwanto, Kepala Satuan Tugas (UPT) Kawasan Pelestarian Budaya Malioboro, mengatakan pemerintah kota akan menindaklanjuti aksi pengamen yang menghantam kepala turis tersebut. Saat kami mendapat informasi tentang kejadian itu, kami mengirim petugas untuk mencari di Jalan Mangkubumi dan sekitarnya, tetapi tidak menemukannya,” kata Ekwanto.

Ekwanto mengatakan setelah kejadian itu, Pemkot Yogyakarta terus memburu para pengamen untuk mengklarifikasi kejadian tersebut. “Kita akan keluarkan dia dari daerah dan mati digigit Satpol PP, ramal kalau dia nyanyi di tempat lain,” ujarnya.

Kasudin Pekerjaan Pengamanan Polres Yogyakarta Kompol Timbul Sasana Raharja mengatakan, polisi menemukan perempuan korban pemukulan pengamen. Namun saat kami temui, korban tidak mau melapor,” kata Timbul. Timbul mengatakan laporan polisi itu merupakan pengecualian untuk memungkinkan kasus itu dilanjutkan.

Baca juga :
Jasa Pbn Premium
Jasa Pbn Berkualitas
Jasa Pbn

Dia mengatakan Yogyakarta sebagai kota wisata harus menyerap setiap masyarakat untuk kenyamanan. Polisi sendiri, kata dia, akan menindak tegas berupa kasus hukum bagi pelanggar tertentu.

Sebelumnya, unggahan turis yang ditabrak batu oleh pengamen jalanan di Kota Yogyakarta viral di media sosial Facebook. Dalam unggahan tersebut, seorang turis di Angkringan sedang makan di Jalan Mangkubumi dan tiba-tiba seorang pengamen yang mendekatinya terkena pecahan batu dari jalan pejalan kaki karena sedang memikirkannya.

Turis itu mencoba melemparkan pengamen itu kembali dengan batu, tetapi pengamen itu melarikan diri. Dalam kejadian ini, pengunggah menyayangkan warga sekitar, khususnya penjaga taman dan petugas keamanan di sekitar lokasi tidak melakukan tindakan apa pun. Pengunggah juga menjelaskan bahwa jika dilihat sepintas, pengamen yang melemparkan para turis itu tampak seperti orang berkebutuhan khusus.

Leave a Reply

Your email address will not be published.