December 08, 2022
11 11 11 AM
Lendot Khas Karimun: Paduan Nikmat Sagu, Kangkung dan Seafood!
Simak Langkah Mempersiapkan Libur Akhir Tahun agar Nyaman dan Hemat!
Long Stay di Vila Kini Jadi Tren Liburan Baru Setelah Staycation!
Menjadi Ikon Hari Pahlawan, Begini Profil Hotel Yamato di Surabaya!
Penataan Labuan Bajo Selesai 2024, Ditargetkan Datangkan 1,5 Juta Wisatawan Per Tahun!
Penataan di Menara Kudus, Antar Jemput Wisatawan Akan Diatur!
Sensasi Makan Malam Sambil Menyusuri Sungai Chao Phraya Thailand!
Sensasi Unik Makan Bubur Ketan Hitam dengan Aneka Topping di Karawang
Damri Akan Perluas Pemesanan Tiket Bus Secara Online!
Puncak HUT Kota Yogyakarta ke-266, Ratusan Seniman Akan Meriahkan Karnaval Wayang!
Latest Post
Lendot Khas Karimun: Paduan Nikmat Sagu, Kangkung dan Seafood! Simak Langkah Mempersiapkan Libur Akhir Tahun agar Nyaman dan Hemat! Long Stay di Vila Kini Jadi Tren Liburan Baru Setelah Staycation! Menjadi Ikon Hari Pahlawan, Begini Profil Hotel Yamato di Surabaya! Penataan Labuan Bajo Selesai 2024, Ditargetkan Datangkan 1,5 Juta Wisatawan Per Tahun! Penataan di Menara Kudus, Antar Jemput Wisatawan Akan Diatur! Sensasi Makan Malam Sambil Menyusuri Sungai Chao Phraya Thailand! Sensasi Unik Makan Bubur Ketan Hitam dengan Aneka Topping di Karawang Damri Akan Perluas Pemesanan Tiket Bus Secara Online! Puncak HUT Kota Yogyakarta ke-266, Ratusan Seniman Akan Meriahkan Karnaval Wayang!

Pemerintah Kota Yogyakarta Libatkan Polisi Usut Kasus Pengamen Pukul Wisatawan

Pemkot Yogyakarta melibatkan kepolisian setempat untuk menindak kasus turis perempuan dipukuli pengamen di kawasan Jalan Mangkubumi Yogyakarta yang viral pada Sabtu 2 Juli 2022 2 Juli 2022 menjadi viral 2 Juli 2022. viral “Jika melihat kasus pemukulan seperti unsur pidana yang diserbu, maka kami serahkan polisi untuk mengusutnya,” kata Pj Wali Kota Yogyakarta Sumadi, Selasa, 5 Mei 2022.

Sumadi mengaku belum menerima informasi profil pengamen itu. Dia belum bisa memastikan apakah preman itu warga Yogyakarta atau pendatang baru yang untung menjadi pengamen di Yogyakarta saat libur panjang sekolah itu.

Baca Juga :
Jual Saldo Paypal
Jual Beli Saldo Paypal
Saldo Paypal Terpercaya

“Saat liburan seperti ini, di akhir pekan panjang, Yogya mendapat banyak turis, jadi mungkin ada orang luar yang datang ke sini untuk mencari kebahagiaan melalui bernyanyi,” katanya.

Selama ini, insiden pengamen yang memaksa pengunjung memberikan uang atas aksinya hampir tidak pernah terjadi. Terutama di kawasan padat wisata seperti Jalan Mangkubumi, Malioboro, Alun-Alun. Mereka yang bernyanyi di Yogya selama ini diinstruksikan untuk tetap sopan, terutama terhadap wisatawan, karena sektor pariwisata adalah anugrah terbesar bagi Yogyakarta,” katanya.

Sementara itu, Ekwanto, Kepala Satuan Tugas (UPT) Kawasan Pelestarian Budaya Malioboro, mengatakan pemerintah kota akan menindaklanjuti aksi pengamen yang menghantam kepala turis tersebut. Saat kami mendapat informasi tentang kejadian itu, kami mengirim petugas untuk mencari di Jalan Mangkubumi dan sekitarnya, tetapi tidak menemukannya,” kata Ekwanto.

Ekwanto mengatakan setelah kejadian itu, Pemkot Yogyakarta terus memburu para pengamen untuk mengklarifikasi kejadian tersebut. “Kita akan keluarkan dia dari daerah dan mati digigit Satpol PP, ramal kalau dia nyanyi di tempat lain,” ujarnya.

Kasudin Pekerjaan Pengamanan Polres Yogyakarta Kompol Timbul Sasana Raharja mengatakan, polisi menemukan perempuan korban pemukulan pengamen. Namun saat kami temui, korban tidak mau melapor,” kata Timbul. Timbul mengatakan laporan polisi itu merupakan pengecualian untuk memungkinkan kasus itu dilanjutkan.

Baca juga :
Jasa Pbn Premium
Jasa Pbn Berkualitas
Jasa Pbn

Dia mengatakan Yogyakarta sebagai kota wisata harus menyerap setiap masyarakat untuk kenyamanan. Polisi sendiri, kata dia, akan menindak tegas berupa kasus hukum bagi pelanggar tertentu.

Sebelumnya, unggahan turis yang ditabrak batu oleh pengamen jalanan di Kota Yogyakarta viral di media sosial Facebook. Dalam unggahan tersebut, seorang turis di Angkringan sedang makan di Jalan Mangkubumi dan tiba-tiba seorang pengamen yang mendekatinya terkena pecahan batu dari jalan pejalan kaki karena sedang memikirkannya.

Turis itu mencoba melemparkan pengamen itu kembali dengan batu, tetapi pengamen itu melarikan diri. Dalam kejadian ini, pengunggah menyayangkan warga sekitar, khususnya penjaga taman dan petugas keamanan di sekitar lokasi tidak melakukan tindakan apa pun. Pengunggah juga menjelaskan bahwa jika dilihat sepintas, pengamen yang melemparkan para turis itu tampak seperti orang berkebutuhan khusus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *