May 16, 2022
11 11 11 AM
Bisa Menuju Puncak Tanpa Lelah, Segini Tarif Jasa Taxi Kawah Ijen untuk Naik dan Turun
Ikuti 99 Papan Asmaul Husna, Temukan Peternakan Sapi Bak di Australia!
Libur Lebaran Usai, Yogyakarta Waspada Masa Inkubasi Covid-19
Taman Satwa Taru Jurug Solo Akan Tutup Sementara Mulai 1 Juli
Laos Kembali Terima Turis Asing Usai 2 Tahun Lebih Tutup Perbatasan Akibat Pandemi Covid-19
Viral Jembatan Hits di Bandung, Disebut Terpanjang Se-Asia Tenggara
Wisatawan Menginap di Masjid dan SPBU Gegara Hotel di Banda Aceh Penuh
Dugaan Sementara Penyebab Seluncuran Kenjeran Park Surabaya Ambrol
Tips Cegah Calo di Penyeberangan Saat Arus Balik, Beli Tiket Via Ferizy
Singgah 4 Rest Area Menarik di Sepanjang Jalan Tol Trans Jawa
Latest Post
Bisa Menuju Puncak Tanpa Lelah, Segini Tarif Jasa Taxi Kawah Ijen untuk Naik dan Turun Ikuti 99 Papan Asmaul Husna, Temukan Peternakan Sapi Bak di Australia! Libur Lebaran Usai, Yogyakarta Waspada Masa Inkubasi Covid-19 Taman Satwa Taru Jurug Solo Akan Tutup Sementara Mulai 1 Juli Laos Kembali Terima Turis Asing Usai 2 Tahun Lebih Tutup Perbatasan Akibat Pandemi Covid-19 Viral Jembatan Hits di Bandung, Disebut Terpanjang Se-Asia Tenggara Wisatawan Menginap di Masjid dan SPBU Gegara Hotel di Banda Aceh Penuh Dugaan Sementara Penyebab Seluncuran Kenjeran Park Surabaya Ambrol Tips Cegah Calo di Penyeberangan Saat Arus Balik, Beli Tiket Via Ferizy Singgah 4 Rest Area Menarik di Sepanjang Jalan Tol Trans Jawa

Jika Dibolehkan Regulasi, Pemerintah Mau Jual Tanah di Wisata Prioritas?

Lahan dianggap sebagai isu utama kesekian untuk pembangunan di beberapa kawasan pariwisata. Namun, ada kabar bahwa investor dapat membeli tanah di masa depan.
Saat ini, bangunan investor di ITDC dan bangunan lain yang disetujui otoritas pengatur masih dalam status sewa. Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan politik tidak menguntungkan pengusaha.

Masalah utama adalah masalah tanah. Itulah yang paling dipikirkan investor. Mengapa orang tidak mau membangun hotel di Mandalika karena masalah tanah. Siapa yang mau sewa tanah?” ujarnya dalam acara Forum Investasi BPODT (Badan Pelaksana Danau Toba) di Jakarta, Selasa (19/4/2022).

Jadi, kata Sandiaga, ITDC dan instansi lain nantinya harus bisa menjual tanah tersebut. Investor pertama yang menerima tawaran untuk menjual tanah itu mati.

Kami juga akan mempromosikan negara ini. Dan jika regulasi mengizinkan, jika kami menjual tanah di masa depan, kami akan memberikan opsi pertama kepada investor awal untuk membeli tanah itu, ”jelasnya.

Selain itu, Sandiaga mengontak bahwa lahan menjadi batu sandungan bagi investor. Ia kemudian menugaskan pengelola Danau Toba untuk memberikan keleluasaan investor dalam berinvestasi dan menemukan formula terbaik.

Baik dari segi sewa tidak terlambat setiap kali pertama kali membeli tanah. Mungkin dalam hal bagi hasil atau bagi hasil,” katanya.

Pola seperti yang kami lakukan dengan Bobobox sangat menguntungkan. Kemudian mereka mencapai utilisasi 100% atau 90% ke atas,” tambah Sandiaga.

“Dan ini menghasilkan kemampuan mereka untuk mempercepat perluasan unit menambah situs yang sekarang mereka operasikan,” Kastil Sandiaga.

Leave a Reply

Your email address will not be published.